RUMAH MINIMALIS MODERN 2018

RUMAH MINIMALIS MODERN 2018
Jual Unit Rumah Cas dan Kredit di Kota Prabumulih - SUMATERA SELATAN

PENDAFTARAN ONLINE BPJS KESEHATAN

.

Untuk layanan Pendaftaran BPJS sekarang ini bisa dilakukan secara Pendaftaran Online.


Berikut ini adalah beberapa Informasi tentang BPJS ( Badan Penyelengara Jaminan Kesehatan ) yang mungkin juga berguna bagi pembaca situs ini yang bersumber dari situs resmi BPJS Kesehatan.




PROSEDUR PENDAFTARAN PESERTA JKN BPJS KESEHATAN


Kesehatan
BPJS

A.        Pendaftaran Bagi Penerima Bantuan Iuran / PBI

Pendataan Fakir Miskin dan Orang Tidak mampu yang menjadi peserta PBI dilakukan oleh lembaga yang menyelenggarakan urusan Pemerintahan di bidang statistik (Badan Pusat Statistik) yang diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Sosial.


Selain peserta PBI yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, juga terdapat penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan SK Gubernur/Bupati/Walikota bagi Pemda yang mengintegrasikan program Jamkesda ke program JKN.


B.        Pendafataran Bagi Peserta Pekerja Penerima Upah / PPU


Perusahaan / Badan usaha mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya ke Kantor BPJS Kesehatan dengan melampirkan :
a. Formulir Registrasi Badan Usaha / Badan Hukum Lainnya
b. Data Migrasi karyawan dan anggota keluarganya sesuai format yang ditentukan oleh BPJS Kesehatan.

Perusahaan / Badan Usaha menerima  nomor Virtual Account (VA) untuk dilakukan pembayaran ke Bank yang telah bekerja sama (BRI/Mandiri/BNI)

Bukti Pembayaran iuran diserahkan ke Kantor BPJS Kesehatan untuk dicetakkan kartu JKN ataumencetak e-ID secara mandiri oleh Perusahaan / Badan Usaha.


C. Pendaftaran Bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah / PBPU dan Bukan Pekerja


 Pendaftaran PBPU dan Bukan Pekerja
  1. Calon peserta mendaftar secara perorangan di Kantor BPJS Kesehatan
  2. Mendaftarkan seluruh anggota keluarga yang ada di Kartu Keluarga
  3. Mengisi formulir Daftar Isian Peserta (DIP) dengan melampirkan :
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP/Paspor, masing-masing 1 lembar
  • Fotokopi Buku Tabungan salah satu peserta yang ada didalam Kartu Keluarga
  • Pasfoto 3 x 4, masing-masing sebanyak 1 lembar.

Setelah mendaftar, calon peserta memperoleh Nomor Virtual Account (VA)

Melakukan pembayaran iuran ke Bank yang bekerja sama (BRI/Mandiri/BNI)

Bukti pembayaran iuran diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk dicetakkan kartu JKN.Pendaftaran selain di Kantor BPJS Kesehatan, dapat melalui Website BPJS Kesehatan

Pendaftaran Bukan Pekerja Melalui Entitas Berbadan Hukum (Pensiunan BUMN/BUMD)

Proses pendaftaran pensiunan yang dana pensiunnya dikelola oleh entitas berbadan hukum dapat didaftarkan secara kolektif melalui entitas berbadan hukum yaitu dengan mengisi formulir registrasi dan formulir migrasi data peserta.


PERSYARATAN MENJADI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA


 A.     Untuk Klinik Pratama atau yang setara harus memiliki :


1.      Surat Ijin Operasional

2.      Surat Ijin Praktik (SIP) bagi dokter/dokter gigi dan Surat Ijin Praktik atau Surat Ijin Kerja (SIP/SIK) bagi tenaga kesehatan lain
3. Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) bagi Apoteker dalam hal klinik menyelenggarakan pelayanan kefarmasian
4.      Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan
5.      Perjanjian kerja sama dengan jejaring, jika diperlukan
6.     Surat pernyataan kesediaan mematuhi ketentuan yang terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional

B.     Untuk Praktik Dokter atau Dokter Gigi harus memiliki :


1.      Surat Ijin Praktik

2.      Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
3.      Perjanjian kerja sama dengan laboratorium, apotek, dan jejaring lainnya
4.      Surat pernyataan kesediaan mematuhi ketentuan yang terkait dengan                JKN

C.      Untuk Puskesmas atau yang setara harus memiliki :


1.  Surat Ijin Operasional

2.  Surat Ijin Praktik (SIP) bagi dokter/dokter gigi, Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA) bagi Apoteker, dan Surat Ijin Praktik atau Surat Ijin Kerja (SIP/SIK) bagi tenaga kesehatan lain;
3.  Perjanjian kerja sama dengan jejaring, jika diperlukan
4.  Surat pernyataan kesediaan mematuhi ketentuan yang terkait dengan JKN 

D.     Untuk Rumah Sakit Kelas D Pratama atau yang setara harus memiliki :



  1. Surat Ijin Operasional
  2. Surat Ijin Praktik (SIP) tenaga kesehatan yang berpraktik
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan
  4. Perjanjian kerja sama dengan jejaring, jika diperlukan
  5. Surat pernyataan kesediaan mematuhi ketentuan yang terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional
Catatan :

·  Persyaratan dan Formulir tersebut diserahkan kepada Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

·   Diutamakan Klinik Pratama untuk memiliki jejaring dengan Dokter Gigi, dan apabila Klinik Pratama telah memenuhi persyaratan Kredensialing, serta sesuai dengan kebutuhan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada wilayah Kantor Cabang, maka Klinik Pratama dapat melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Kantor Cabang setempat.



KETENTUAN PESERTA


Peserta BPJS Kesehatan adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi :


1.  Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.

2.   Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri dari :

Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya



  • Pegawai Negeri Sipil;
  • Anggota TNI;
  • Anggota Polri;
  • Pejabat Negara;


 e)    Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri;


 f)     Pegawai Swasta; dan


 g)    Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd f yang menerima Upah.
           Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan. Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya

    a)    Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan
    b)    Pekerja yang tidak termasuk huruf a yang bukan penerima Upah.                           
 Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.
    ·   Bukan pekerja dan anggota keluarganya
a)    Investor;
b)    Pemberi Kerja;
c)    Penerima Pensiun, terdiri dari :
ü  Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun;
ü  Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;
ü  Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
ü  Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun;
ü  Penerima pensiun lain; dan
ü  Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun.
            d)   Veteran;
            e)   Perintis Kemerdekaan;
            f)   Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis
                  Kemerdekaan; dan
            g)   Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu 
                  membayar iuran.


ANGGOTA KELUARGA YANG DITANGGUNG


1.     Pekerja Penerima Upah :

·    Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak kandung, anak tiri dan/atau anak angkat), sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang.
·    Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria:
a.   Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;
b.   Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja : Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas).
3.  Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua.
4.  Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi kerabat lain seperti Saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll.

Untuk Informasi terbaru silahkan kunjungi situs resmi BPJS di atas


.

0 Response to "PENDAFTARAN ONLINE BPJS KESEHATAN"

Posting Komentar